top of page

15:00 - 16:15 WIB | Marore Room
Indonesia berada pada titik krusial dalam perjalanan menuju net zero. Green jobs telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas nasional dalam RPJMN 2025–2029 dan Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2025. Namun, kesiapan tenaga kerja masih belum mampu mengimbangi peningkatan permintaan, sementara sekitar 86% pekerjaan hijau di Indonesia masih didominasi oleh laki-laki—sebuah kesenjangan yang perlu diatasi secara aktif agar transisi berjalan secara inklusif. Indonesia telah merespons tantangan ini melalui berbagai inisiatif, seperti Green Jobs Roadmap Bappenas, Proyek GESIT hasil kolaborasi GIZ–Bappenas, serta Indonesia Jobs and Skills Accelerator (IJSA) yang diinisiasi oleh World Economic Forum.
Sebagai bagian dari Indonesia Net Zero Summit (INZS) 2026, sideline event ini menghadirkan agenda tersebut ke dalam ruang kolaborasi FPCI Climate Unit dengan mempertemukan para praktisi, pembuat kebijakan, pelaku industri, dan generasi muda untuk mendorong langkah-langkah nyata dalam pengembangan green jobs. Rangkaian acara akan diawali dengan sambutan yang menguraikan prioritas pemerintah dan sektor industri terkait pengembangan green jobs, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai kesenjangan talenta hijau di Indonesia. Selanjutnya, sesi panel bertajuk "Who Is Hiring Green Talent, and What Does It Take?" akan menghadirkan para pemimpin industri untuk membahas kebutuhan keterampilan, jenis pekerjaan, serta peluang karier yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau. Acara akan ditutup dengan lokakarya interaktif mengenai employability yang membekali peserta dengan kerangka keterampilan hijau (green skills framework) dan panduan jalur karier (career pathway tools) yang dapat diterapkan secara langsung.
Indonesia stands at a critical juncture in its transition to net zero. Green jobs have been designated a national priority under RPJMN 2025–2029 and Presidential Regulation No. 12/2025, yet the workforce is not keeping pace with demand — Indonesia’s green jobs also remain 86% male, a gap the transition must actively address. Indonesia has responded with purpose through the Bappenas Green Jobs Roadmap, the GIZ-Bappenas GESIT Project, and the WEF Indonesia Jobs and Skills Accelerator (IJSA).
This side event at INZS 2026 brings that agenda into the FPCI Climate Unit’s convening space, bringing together practitioners, policymakers, employers, and youth to drive concrete next steps. The agenda opens with remarks setting out government and industry priorities for green jobs, followed by context-setting on Indonesia’s green talent gap. This is followed by a panel, “Who Is Hiring Green Talent, and What Does It Take?”, bringing together industry leaders shaping the skills, roles, and opportunities needed to advance the green economy, before closing with an interactive employability workshop equipping participants with actionable green skills frameworks and career pathway tools.
Panelist and Moderator
bottom of page







